tuhan..
hina kah aku mencintai raganya sedemikian besar ?
tuhan ...
hinakah aku melambungkan harapan yang teramat tinggi ..
mengawang-awang menembus batas tentang larangan berzina ?
tuhan
hinakah rasaku yang begitu hebat merindukannya ?
tuhan
hinakah getaran rindu yang selalu hadir dalam setiap malam menjemput ?
tuhan ..
hinakah setiap harapan akan tentang kebersamaanku dengannya?
tuhan..
hinakah aku yang memaksanya untuk mencintaiku?
hinakah aku yang egois memaksanya untuk merinduku?
tuhan
hinakah jika ingin kuhabiskan malamku bersama setiap desah napas dan elusan lembutnya?
tuhan..
hinakah aku jatuh cinta padanya?
seseorang yang tidak akan pernah aku miliki seutuhnya.
seseorang yang hanya berada diantara batas kebahagiaan dan kesakitanku yang menjadi semu
seseorang yang tidak akan pernah bisa aku perjuangkan .
seseorang yang hanya seminggu mampu menyita kuasaku untuk menahan air mata
seseorang yang mengajakku tertawa tanpa batas dan syarat
seseorang yang melepaskanku dari hitamnya mendendam
seseorang yang semestinya tidak aku temui dalam keadaan yang hina ini
seseorang yang seharusnya tidak mencium keningku dialam februari lalu
bersama alunan musik korea dan sorakan suporter bola
seseorang yang seharusnya tidak aku cintai sedemikian hebatnya
seseorang yang hanya akan hidup dalam kesemuan
seseorang yang menyanderah hatiku
seseorang
seorang sahabat
dari mantan yang harus aku lupakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar